Kapolres Musi Rawas (Mura), AKBP Achmad Gusti Hartono, Menggelar Kegiatan Temu Warga Presisi

Kapolres Musi Rawas (Mura), AKBP Achmad Gusti Hartono, Menggelar Kegiatan Temu Warga Presisi

MUSI RAWAS-Kapolres Musi Rawas (Mura), AKBP Achmad Gusti Hartono, menggelar kegiatan Temu Warga Presisi di Desa Muara Kati Baru I, Kecamatan TPK, Kabupaten Mura, Jumat (4/2/2022).

Kapolres Mura, melaksanakan, Temu Warga Presisi, dirumah, Irjen Pol (Purn.) Drs. H. Iskandar Hasan, SH, MH, merupakan mantan Kapolda Sumatera Selatan, masa jabatan, 24 November 2012 hingga 8 April 2013.

Selain melaksanakan program, Temu Warga Presisi, orang nomor satu di Polres Mura, menyempatkan diri meninjau pembangunan Ponpes Tahfidzul Qur’an, sekaligus memberikan bantuan.

“Hari ini sengaja melaksanakan, program sekaligus inovasi, Temu Warga Presisi kerumah, Irjen Pol (Purn.) Drs. H. Iskandar Hasan, SH, MH, yang dulunya perna menjabat Kapolda Sumatera Selatan, mulai 24 November 2012 hingga 8 April 2013,” Kapolres Mura, AKBP Achmad Gusti Hartono.

Kapolres menjelaskan, program ini dilaksanakan sesuai dengan penyampaian, Kapolri, Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si.

Bahwa, kegiatan temu warga merupakan upaya jemput bola sekaligus langkah proaktif Polri untuk menghilangkan sumbatan komunikasi dan bisa memperkuat hubungan antara polisi dan warga.

“Tak hanya itu, hal tersebut juga menjadi jembatan komunikasi bagi warga, bahwa Polri khususnya Polres Mura, hadir ditengah masyarakat, sertakan meningkatkan tali silaturahmi dan kekeluargaan baik sesama anggota Polri khususnya Polres Mura,” jelas suami Ny Irine Gusti Hartono.

Kapolres juga menghimbau kepada warga untuk menjaga diri, keluarga serta warga dari bahaya narkoba, karena bahaya narkoba ini tidak mengenal usia, jenis kelamin, lantar belakang pekerjaan.

“Artinya, apabila kita tidak benar-benar menjaga, dan dibentengi dengan ilmu agama, maka besar kemungkinan akan bisa terpengaruh hingga terjerumus bahaya narkotika,” harap perwira tiga anak ini (M Rifa’i)

Harapan Salman Alfaresi dan Oktavian Yang Menjabat Sebagai Sekdin Kominfo dan Sekdin PUCK Musi Rawas

Musi Rawas / Dipanggil mendadak oleh Badan Kepegawaian & Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) kabupaten Musi Rawas, Salman Alfaresi dan Oktavian akhirnya dilantik sebagai Sekretaris Dinas Kominfo dan kepala dinas PUCK Musi Rawas. Jumat (28/01/2022).

Salman Alfaresi yang sebelumnya menjabat sebagai camat kecamatan STL ULU Terawas ini tidak menyangka sama sekali bahwa akan dilantik sebagai Sekdin Kominfo.

Tetapi menurutnya, kembali kepada pemangku kebijakan, bila mana ditempatkan akan selalu siap memegang amanah yang dititipkan kepadanya.

” Cukup kaget karena undangannya cukup mendadak,” cerita Salman Alfaresi ketika bercerita kepada awak media.

Bagi orang nomor dua di kominfo ini, walaupun kesannya mendadak tak membuat dirinya kelabakan, dikatakannya, sudah menjadi tugas seorang ASN apabila ditempatkan dimana saja walaupun pemberitahuannya terkesan mendesak.

” Jabatan merupakan amanah, apalagi sebagai Sekdin Kominfo, tentunya tugas saya nanti sedikit banyak bersentuhan dengan awak media, mohon dukungan juga dari awak media untuk lebih bersinergi dengan pihak kominfo agar terjalin hubungan yang saling memberikan rasa nyaman dan tentram, hal itu tentu berkaitan dengan program bupati yakni Musi Rawas MANTAB,” ujar Salman.

Senada juga disampaikan oleh Sekdin dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya (PUCK) yang baru dilantik Oktavian, dirinya bersyukur dipercaya mengemban amanah sebagai kepala dinas PUCK karena ini amanah yang wajib dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.

” Tentunya ini kepercayaan yang luar biasa kepada kami khususnya saya selaku kepala dinas PUCK, tadi juga di sebutkan oleh wakil bupati bahwa harapan pemerintah kabupaten Musi Rawas berada di pundak kami yang dilantik hari ini untuk profesional dan menjaga marwah kabupaten Musi Rawas,” lanjut Oktavian mantan Sekdin Perkim ini.

Ditanya apakah tugas pertama yang akan dilakukan sebagai Sekdin dinas PUCK kabupaten Musi Rawas, Oktavian menjawab akan berkoordinasi dulu dengan staf baru akan merumuskan kebijakan apa yang menjadi skala prioritasnya.

” Nanti kita lihat dulu, kebijakan dan kebutuhan mana saja yang sangat diperlukan oleh masyarakat Musi Rawas, kebijakan ini tidak lepas dari yang sering digaungkan oleh bupati Hj Ratna Machmud yakni Musi Rawas MANTAB,” tutupnya. (M Rifa’i)



Pemdes Beliti Baru gelar Vaksinasi tahap II

Musi Rawas / Bertempat di kantor Desa Beliti Baru warga mengikuti Vaksinasi yang bergantian dan antri secara tertib mengikuti vaksinasi Covid-19 (Jum’at 28/01/2022).

“masyarakat desa Beliti Baru kurang lebih sekitar 50 orang terpantau oleh panitia desa yang telah mengikuti vaksinisasi dari mulai Pukul 9:00 Wib sampai selesai, walaupun bergantian dan antri pihak pemerintah desa tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) 3M agar tidak diabaikan dangan tetap mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak.

Kegiatan vaksin yang digelar oleh pihak puskesmas bekerja sama dengan pemerintah desa Beliti Baru berjalan dengan lancar dan tertib.

“Kepala Desa Beliti Baru Zaipul Basri menjelaskan,” vaksinasi sudah berapa kali digelar di Desa Beliti Baru ini, yang sebelumnya juga antusias warga begitu tinggi, untuk kali ini targetnya untuk vaksin tahap kesatu dan kedua.

“Untuk Vaksin yang ke satu (1) didesa Beliti Baru sudah mencapai 80%, Vaksin yang ke dua (2) itu sudah mencapai 70%,akan tetapi kami selalu menyarankan kepada warga Desa Beliti Baru Wajib patuhi prokes kesehatan karena vaksin ini tujuannya untuk masyarakat Indonesia” kata Kepala Desa Zaipul Basri.

Lanjutnya,”harapan saya selaku kepala desa Beliti baru seluruh masyarakat yang belum di Vaksin saya akan berusaha mengajak masyarakat saya untuk di Vaksin.

“Kami bangga karena masyarakat sudah banyak yang menyadari pentingnya vaksin ini, mudah-mudahan target pemerintah menuntaskan vaksin massal bisa tercapai, asal protkes Covid-19 jangan juga ditinggalkan,” kata Zaipul Basri selaku kepala Desa Beliti Baru.

Kami harapkan program ini bisa menuntaskan vaksinasi untuk seluruh masyarakat di Kecamatan Muara Beliti kabupaten Musi Rawas harapannya, ujar zaipul.

Laporan : M Rifa’i

Bupati Musirawas Hj. Ratna Machmud Melakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Kampus Universitas Musi Rawas

MUSIRAWAS – Bertempat di agropolitan center di samping kantor Dispora kabupaten Musi Rawas Acara peletakan batu pertama pembangunan kampus universitas Musi Rawas resmi di mulai (27/01/2022).

Bupati Musirawas Hj. Ratna Machmud melakukan peletakan batu pertama pembangunan kampus Universitas Musi Rawas (Unmura), Kamis (27/01/2022) di komplek Agropolitan Centre, Muara Beliti.

Turut hadir dalam acara ini diantaranya yakni Wakil Bupati Musirawas Hj Suwarti Burlian, Dandim 0406/Lubuklinggau, Letkol Inf Erwinsyah Taufan, Kapolres Musirawas AKBP Achmad Gusti, Ketua DPRD Kabupaten Musirawas Azandri, Pimca Bank Sumsel Babel Cabang Muara Beliti Wendi Dwi Ayu, Sekretaris DPRD Musi Rawas Amir Hamzah serta sejumlah kepala OPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Musirawas.

Rektor Unmura, H. Andi Mulyana dalam sambutannya mengungkapkan diletakkannya batu pertama pembangunan Kampus Unmura ini, bukan hanya sebatas ceremony semata namun langsung akan segera dilakukan pembangunan.

“Kami ada dana sedikit, Ibu Bupati, selebihnya mungkin kami akan meminta bantuan dari Pemerintah Kabupaten Musirawas,” kata Rektor Unmura mengacu kepada Bupati Musirawas Hj. Ratna Machmud yang terlihat tersenyum mengangguk mengiyakan.

Unmura ini, kata Rektor, merupakan salah satu perguruan tinggi dari Yayasan Pembina Pendidikan Tinggi (YPPT) Bumi Silampari. Dimana, telah banyak menciptakan generasi yang berperan penting dalam pemerintahan baik secara lokal, nasional bahkan internasional.

“Diantaranya adalah tiga wakil kepala daerah di wilayah Musi Raya atau Silampari yaitu Kabupaten Musirawas, Kota Lubuklinggau dan Kabupaten Musirawas Utara merupakan alumni dari Yayasan ini, salah satunya dari Unmura yakni Ibu Wakil Bupati Hj Suwarti Burlian,” tambah H. Andi Maulana.

Dilanjutkannya, lantaran terlahir dari tiga wilayah ini, maka Unmura mempunyai komitmen untuk berkembang bersama untuk memajukan tiga daerah ini.

“Masing-masing civitas akademi, memiliki komitmen yang satu yakni memajukan daerah Kabupaten Musirawas, Kota Lubuklinggau dan Kabupaten Musirawas Utara. Tentu dengan melakukan pengembangan keilmuan ilmiah yang implementatif yang bisa dilaksanakan dalam mendukung kemajuan daerah,” imbuh Rektor Unmura.

Sementara itu, salah seorang Pengurus YPPT Bumi Silampari, Saiful Anwar Ibna menyampaikan sambutan berupa deretan pantun yang pada intinya memberikan apresiasi atas pembangunan kampus Unmura di komplek perkantoran Agropolitan Centre. Dan berharap, Unmura dapat mencetak sarjana-sarjana handal yang dapat membantu program pemerintah daerah.

Sedikitnya ada 25 pantun disampaikan dimulai dari kata pembukaan hingga penutupan sambutan.

Ditempat yang sama, Bupati Musirawas Hj Ratna Machmud mengungkapkan dirinya mengaku senang atas inisiatif terbangunnya Kampus Unmura di wilayah Ibu Kota Kabupaten Musirawas ini.

“Diawal-awal saya menjabat sudah ada penyampaian kepada saya bahwa Kampus Unmura akan didirikan di kawasan ini. Saya sangat senang mendengarnya. Dan alhamdulillah hari ini, pembangunan Kampus Unmura akan segera dilakukan,” kata Bupati Hj. Ratna Machmud.

Lebih dari itu, untuk mendukung terwujudnya pembangunan ini dibutuhkan luas tanah minimal 30 hektar. Pemerintah akan berupaya mewujudkan hal ini.

“Kebetulan disini ada Ketua DPRD, Pemerintah akan berusaha mewujudkannya tentu dengan persetujuan DPRD. Bukan begitu pak Ketua DPRD?” tanya bupati kepada Azandri selaku Ketua DPRD Musirawas yang terlihat tersenyum simpul.

Tentu semua ini, kata bupati, harus berproses tidak bisa serta merta terwujud.

“Apresiasi yang tinggi kepada segenap pihak yang telah membantu terealisasinya pembangunan kampus Unmura ini. Dengan begitu, saya berharap putra-putri Kabupaten Musirawas dapat melanjutkan pendidikan tinggi tidak perlu lagi ke luar daerah. Cukup di Musirawas,” tambah Bupati. (M Rifa’i)

Kanit Ekonomi Sat Intelkam Mura Ingatkan Agar Pupuk Bersubsidi Tepat Sasaran

Musi Rawas / Distributor pupuk bersubsidi CV Roda Mas dan CV Berkah Tani mengadakan pertemuan dengan Pengecer Resmi Pupuk Bersubsidi di Wilayah Kerja Kabupaten Musi Rawas yang bertempat di RM Sempurna berlangsung sukses, Senin (17/1/2022).

Dalam pertemuan tersebut, Kanit Ekonomi Sat Intelkam Polres Musi Rawas, Aiptu Dona Lesmana memberikan himbauan kepada kios pengecer Musi Rawas dibawah binaan Distributor CV Roda Mas dan CV Berkah Tani agar dapat menyalurkan pupuk bersubsidi sesuai kebutuhan petani melalui pengajuan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) disamping itu pula menghimbau kepada kios pengecer agar meningkatkan kerjasama dengan KUPT dan Gapoktan yang ada diwilayahnya masing-masing.


Momen pertemuan ini merupakan forum yang baik dan tepat untuk saling menjalin silahturahmi serta berkoordinasi dan melakukan pembinaan terkait aturan-aturan tentang penyaluran pupuk bersubsidi.
“Kami berharap dengan adanya pertemuan ini Distributor dan kios pengecer di Wilayah Musi Rawas semakin solid dan kompak dalam menyalurkan pupuk bersubsidi sesuai dengan aturan yang berlaku

Polres Mura dalam hal ini mendukung dan berkewajiban melakukan pengawasan barang bersubsidi pemerintah agar tepat sasaran.
Dan mengingatkan agar waspada terhadap barang belum lengkap izin seperti izin edar serta pestisida yang diduga palsu. ( M Rifa’i )


.

Polres Mura ” Himbau kios Pengecer Agar Pupuk Bersubsidi Sesuai Aturan “



Musi Rawas / CV Musi Jaya Sentosa Mandiri mengadakan pertemuan dengan Pengecer Resmi Pupuk Bersubsidi di Wilayah Kerja Kabupaten Musi Rawas yang bertempat di Ruangan Bukit Sulap RM Singgalang Jaya berlangsung sukses, Rabu (19/1/2022).


Di dalam acara tersebut turut hadir jajaran pengurus CV Musi jaya sentosa mandiri, Kapolres Mura yang diwakili oleh Kanit Ekonomi Sat Intelkam Polres Musi Rawas, Aiptu Dona Lesmana, yang sekaligus memberikan himbauan kepada kios pengecer Musi Rawas dibawah binaan Distributor CV Musi Jaya Sentosa Mandiri agar dapat menyalurkan pupuk bersubsidi sesuai kebutuhan petani melalui pengajuan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) disamping itu pula menghimbau kepada kios pengecer agar meningkatkan kerjasama dengan KUPT dan Gapoktan yang ada diwilayahnya masing-masing.


” Momen pertemuan ini merupakan forum yang baik dan tepat untuk saling menjalin silahturahmi serta berkoordinasi dan melakukan pembinaan terkait aturan-aturan tentang penyaluran pupuk bersubsidi.


Lanjutnya, “Kami berharap dengan adanya pertemuan ini Distributor dan kios pengecer di Wilayah Musi Rawas semakin solid dan kompak dalam menyalurkan pupuk bersubsidi sesuai dengan aturan yang berlaku. Ujarnya

Polres Mura dalam hal ini mendukung dan berkewajiban melakukan pengawasan barang bersubsidi pemerintah agar tepat sasaran Dan mengingatkan agar waspada terhadap barang belum lengkap izin seperti izin edar serta pestisida yang diduga palsu, kata kata Kanit ekonomi Sat Intelkam Mura.( M Rifa’i )


.

Kendati Kapolres Mura yang baru, AKBP Achmad Gusti Hartono, SIK beberapa hari ini telah mulai menunaikan tugas

Musi Rawas-Kendati Kapolres Mura yang baru, AKBP Achmad Gusti Hartono, SIK beberapa hari ini telah mulai menunaikan tugas, namun pejabat utama (PJU ) dan personil Polres Musi Rawas, tetap melaksanakan tradisi pedang pora. Upacara Parawell dan Pedang Pora dilakukan oleh para perwira pertama, Jumat (15/01/2022).

Pagi Sebelumnya saat akan masuk pintu Mapolres Musi Rawas, dilakukan pengalungan bunga kepada pejabat baru, AKBP Achmad Gusti Hartono.
Selanjutnya, dengan didampingi pejabat Kapolres yang lama, AKBP Efrannedy, satu persatu Kapolres yang baru, AKBP Achmad Gusti Hartono dikenalkan kepada para personil, mulai dari Waka Polres, Kabag, Kasat, Kapolsek, Kanit bahkan ibu-ibu tergabung dalam organisasi Bhayangkari Cabang Musi Rawas, menyambut kedatangan Orang Nomor Satu di Polres Musi Rawas yang baru tersebut.

Usai mengikuti pelaksanaan Sertijab dan Farewell Parade, kedua perwira berpangkat melati dua langsung memimpin apel perdana di Mapolres Mura.

Selesai apel perdana, dilanjutkan kegiatan penyampaian Laporan Kesatuan (Lapsat), di Gedung Adtmani Wedhana, Polres Mura.

Dilanjutkan, Kapolres yang baru, AKBP Achmad Gusti Hartono didampingi, AKBP Efrannedy, Waka Kompol Willian Harbensyah, para kabag, kasat melakukan peninjuan ruangan kesatuan mulai dari Satreskrim, Intelkam, Propam, Satres Narkoba, warung koperasi, Binmas dan lainnya.
Disela-sela peninjauan tersebut diwawancarai, AKBP Efrannedy selama 1 tahun 8 bulan tersebut berpesan kepada semua personil agar tugas yang sudah baik selama dapat dipertahankan.
Sementara Kapolres yang baru, AKBP Achmad Gusti Hartono menyampaikan, tahap awal ini akan melanjutkan program yang telah dirintis Kapolres lama.
” Ya, untuk tahap awal ini akan melanjutkan program Kapolres yang lama . Mohon dukungan kepada masyarakat dan personil dalam menjaga Kantibmas di Kabupaten Musi Rawas “, pungkasnya.

Laporan : M Rifa’i

Waduh!!  Baru Di Bangun Jalan Setapak Di Dusun 2 Desa Surodadi Sudah Rusak. 

Waduh!!  Baru Di Bangun Jalan Setapak Di Dusun 2 Desa Surodadi Sudah Rusak. 


Musi Rawas / Belum lama dikerjakan, bangunan yang menggunakan  dana desa yakni pembangunan jalan setapak di dusun 2 desa surodadi kecamatan Tugumulyo kabupaten Musi Rawas, sudah mengalami kerusakan,( Sabtu 08/01/2022).


Hasil Konfirmasi wartawan berita ini dengan salah satu masyarakat sekitar, yang enggan disebutkan namanya membenarkan hal tersebut. Menurutnya, bangunan tersebut diduga kurang semen sehingga sudah banyak pecah pecah dan retak retak akan tetapi ketika mau dikroscek jalan di Aci lagi,  dan memang benar jalan tersebut baru  selesai dalam kurun waktu .


“Bangunannya sudah retak dan pecah pecah di sinyalir dikerjakan asal asalan, sehingga dipastikan jalan tersebut mudah rusak,” ujarnya.


Berdasarkan hal tersebut, menurut pantauan awak media di lapangan, ternyata bangunan jalan setapak tersebut memang sudah rusak banyak retak dan pecah pecah kelitan batu kerikil sudah banyak keluar, tidak sesuai dengan bangunan yang baru seumur jagung.


“Sementara itu Ketua DPD LSM BARAK NKRI M Rifa’i sangat menyayangkan pengerjaan bangunan jalan setapak tersebut, jalan yang usia baru seumur jagung sudah banyak yang retak retak dan pecah itu terkesan asal-asalan, dan dirinya berharap pemerintah baik itu pihak kecamatan, pihak BPMD  agar lebih ekstra lagi didalam pengawasan jangan hanya menerima laporan saja


Masih kata M rifai  perihal seperti seharusnya tidak terjadi, jalan yang baru selesai dibangun sudah retak dan pecah pecah itu terkesan hanya sekedar simbolis didalam mendompleng inpraskrutur pembangun akan tetapi ini berdampak kedepannya nanti, pihaknya  berharap kepada pihak APV baik itu pihak inspektorat, pihak kepolisian, ataupun pihak kejaksaan agar mengaudit pembangunan sebab itu mengunakan uang rakyat.


 “Jika ditemukan indikasi indikasi harap diproses sesuai dengan peraturan yang ada,”tegas Rifai. 


Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Aman, ” saat di konfirmasi sedang tidak ada dirumah ( tim)